Assalamualaikum
Wr. Wb
Pada kesempatan kali ini aku
ingin berbagi beberapa pengalaman yang cukup sering aku bicarakan bersama
teman-temanku belakangan ini. Jujur, aku lelah harus selalu mengulang cerita
masa laluku kepada setiap orang yang penasaran dengan masa lalu itu. Bagiku,
tidak ada yang spesial dengan masa laluku. Hanya saja aku punya lebih banyak
pengalaman yang belum tentu bisa dirasakan semua orang, namun itu juga bukan
berarti itu adalah hal spesial yang harus aku ceritakan pada semua orang.
Sungguh aku capek, lelah, dan terkadang kesal ketika ada saja orang-orang yang
tertarik dengan masa lalu aku. Aku punya hak privasi. Aku punya hak untuk
menyimpan sendiri kenangan yang aku miliki. Aku lelah harus bercerita pada
semua orang tentang masa lalu itu. Semua itu sudah menjadi masa lalu. Bagian dari
perjalanan hidup, nasib, dan takdir aku. Bisakah kalian memahaminya? Bisakah kalian
mengerti? Berkali-kali aku bercerita, berkali-kali itu pula takkan ada yang
bisa mengerti bahwa semua itu adalah masa lalu yang berat. Masa lalu yang tidak
ingin terus aku ingat-ingat. Bisakah kalian memahaminya? Bisa kah kalian
menghargai perasaanku?
Dalam hidup ini, kita takkan
bisa memilih akan seperti apa cerita yang menunggu kita. Sekeras apapun
berusaha, sebisa mungkin kita mencoba, ketika Allah telah berkehendak, maka
jadilah. Kita sebagai hambanya, harus bisa mengikhlaskan dan menerima semua
ketetapan-Nya. Ada banyak hal dalam hidup ini yang cukup hanya menjadi rahasia,
dan tetap menjadi rahasia sampai kapanpun. Bisakah kalian mengerti? Aku hanya
ingin perlahan-lahan melupakan masa lalu itu. Bukan terus menerus dihantui akan
masa lalu. Kalian mungkin hanya penasaran dengan masa lalu dalam hidupku. Tapi apakah
kalian pernah berpikir tentang perasaaan ku? Bagaimana aku harus berusaha tegar
ketika menceritakan kembali masa-masa itu? Aku juga manusia biasa seperti
kalian. Tolong, hargai perasaanku. Jangan terus menerus mengungkit masa lalu ku
yang kalian anggap menarik.
Pindah kuliah, pindah kuliah,
kalian pikir itu mudah untuk dilalui? Butuh waktu untuk bisa menerima semua
ketetapan Allah. Butuh hati yang besar dan jiwa yang ikhlas untuk bisa
merelakan semua pencapaian yang sudah berusaha aku perjuangkan. Bukan hal mudah
untuk melewati itu semua. Aku mohon, aku mohon dengan sangat berhenti mencari
tahu bagaimana masa laluku. Itu bukan sebuah hal yang harus dibanggakan. Itu bukan
sesuatu yang harus kalian ketahui. Aku mohon berhenti membuatku terjebak akan
masa lalu. Biarkan aku tenang, biarkan aku menikmati apa yang sedang aku jalani
di masa ini. Biarkan aku mencoba untuk melupakan semuanya. Aku memohon.
Wassalamualaikum
Wr. Wb.