Menulis itu adalah tentang ketenangan jiwa dan
pikiran.
Melepaskan beban berat yang telah lama bersarang di
ubun-ubun.
Penantian yang akhirnya tersampaikan setelah terus
mencari-cari tempat untuk menumpahkan semua isi kepala.
Membersihkan gejolak-gejolak pikiran yang senantiasa
membuat hati tak tenang.
Bukan ini bukan masalah hati yang tak tenang dalam
arti harfiah.
Ini tentang kecintaannya pada dunia tulis menulis.
Menulis mampu merefleksikan apa yang tak sanggup hati
terucap lewat lisan.
Menggantikan gundah dengan kepuasan yang tak dapat
diartikan dan digantikan.
Menulis bagiku adalah hal yang seperti itu.
Assalamualaikum wa rahmatullahi wa barakatuh.
Selamat siang semuanya! alhamdulillah, segala puji bagi Allah Azza Wa Jalla, akhirnya aku bisa kembali menulis, setelah lama sekali tidak pernah menulis tentang apa pun. Puisi di atas adalah hal yang aku rasakan ketika aku tidak bisa menuangkan apa yang aku pikirkan ke dalam tulisan. Semoga Allah mudahkan langkahku untuk terus menulis. Amiin Ya Rabbal Alamin.
Wassalamualaikum wa rahmatullahi wa barakatuh.