Kamis, 04 Oktober 2018

Hidup ini untuk Apa? - Hari ke-10 | Tantangan 30 Hari Menulis

Assalamua'alaikum.
Alhamdulillah Allah masih beri kesehatan pada diri kita, semoga waktu yang kita gunakan selalu untuk mencari ridha Allah. 

Pernah nggak sih kamu terbangun di pagi hari, lantas bingung mau ngapain? Nggak ada planning mau ngapain, atau justru planningnya itu seharian nggak ngapa-ngapain? Alias gelesotan/mager/leyeh-leyeh/malas-malasan. Artinya, itu saatnya kamu buat list daftar kegiatan yang harus kamu lakukan hari ini! 

tapi sebelum kamu buat list harian, kamu wajib dulu mencari tahu untuk apa kamu hidup di dunia!
"Eh? Kok gitu? Ya tujuan hidup aku buat sukses lah", hhhmm nggak salah, tapi apa patokan ke suksesan menurutmu dear?

Seharusnya ketika kita ingin melakukan sesuatu kita harus punya pandangan atau dasar yang kokoh, Nah, sebagai seorang muslim/muslimah, dasar yang kokoh itu adalah akidah dan syariat Islam. Kita wajib tau loh! Masa iya kita mengaku muslimah tapi nggak tahu bahwa dalam pergaulan antar lawan jenis itu dibatasi, nggak boleh ada ikhtilat, apalagi berkhalwat. Atau jangan-jangan kita tutup mata? berdalih dengan pembenaran-pembenaran kita? 

Sebelum kita bicara mengenai adab pergaulan dalam Islam. Yuk cari tahu untuk apa sih kita hidup di dunia ini? sebagian pasti sudah tahu jawabannya ya? 

Yaps, untuk menyembah Allah, hanya Allah. Kemudian apa hanya itu? tentu tidak. Allah menciptakan manusia dengan seperangkat aturan. Artinya selalu ada aturan yang harus kita patuhi dalam setiap aktivitas yang hendak kita lakukan. Menyeluruh ya guys. nggak partial alias sebagian. Artinya kamu nggak boleh pilih-pilih syariat. Karena Islam bukan agama prasmanan, begitu yang pernah aku baca dari tulisan Ustadz Felix Siauw. Sebagaimana yang kita tahu, Islam itu sempurna mengatur semua hal dalam hidup mulai dari bangun tidur sampai tidur, mulai dari individu sampai tingkat negara, dan masih banyak lagi. 

Sayangnya, karena sistem yang ada saat ini, tidak mendukung kita untuk mendapatkan akses mempelajari islam lewat sekolah, pernah nggak sih nyadar, berapa porsi belajar agama Islam di sekolah? Cuma satu kali tatap muka dalam seminggu, udah gitu bahasannya seputar itu-itu terus dari jaman sekolah dasar sampe sekolah menengah atas. Padahal Islam kan nggak cuma itu doang, nggak sekedar ibadah aja, nggak sekedar cuma ngomongin sikap-sikap individu aja, maka wajar jika akhirnya banyak pemuda-pemudi muslim yang jauh dari agamanya. Tapi apa karena hal tersebut menjadi ajang pembelaan diri kita untuk buta dengan agama kita sendiri? Tentunya nggak dong ya! Jangan sampai! Allah sudah memberikan kita akal untuk berpikir, masa nggak mau sih mikir untuk akhirat? 

Maka selagi masih muda, selagi Allah masih memberikan waktu bagi kita, yuk belajar Islam lebih dalam. Yuk sama-sama berjuang, bergegas, mengejar ridha Allah.

Wassalamualaikum

Semarang, 4 Oktober 2018

Rabu, 03 Oktober 2018

Sudut Pandang | Eps. 1


Siapa yang tidak teriris hatinya melihat saudara-saudaranya tertimpa musibah gempa dan tsunami. Saudara-saudara kita di Palu dan Donggala mendapat musibah yang juga menjadi teguran bagi kita semua. Bahwa kuasa Allah tidak bisa diprediksi oleh teknologi secanggih apapun. Melihat foto-foto yang mengisahkan bagaimana korban yang meninggal akibat tsunami ini seharusnya membuat kita semua semakin dekat dengan Allah. Memohon ampunan-Nya. Memohon agar kelak ketika kita meninggal, Allah matikan kita dalam keadaan beriman, seorang muslim, dan khusnul khotimah.

Secara pribadi bencana mengingatkan ku bagaimana gempa yang saat itu terjadi di lombok, dan getarannya sampai ke pulau Bali. Ketika itu aku sedang berada di mushala. Getarannya begitu kencang. Apa yang ada dibenakku saat itu adalah apakah sudah cukup bekalku di akhirat nanti? Sudah cukupkah amalan yang aku lakukan untuk mendapat ridha Allah masuk ke dalam surga-Nya? Masihkah ada waktu untukku memperbaiki diri?

Tulisan ini aku buat sebagai pengingat diri ini, bahwa diri ini tidak pernah tahu kapan ajal akan menjemput. Sudahkah aku memaksimalkan waktu untuk mengejar ridha Allah? Sudahkah aku masuk ke dalam golongan ummat Nabi Muhammad saw? Ya Rabb, Ya Allah, Ya Rahman, tunjukanlah kami selalu jalan-Mu yang lurus.

1 Oktober 2018

2024 will be Great! InsyaAllah

 assalamualaikum wa rahmatullahi wa barakatuh  hello bloggers! how are you today? Alhamdulillah i am fine, i pray you always healthy and God...