Alhamdulillah
Salah
satu mimpiku bisa terwujud di bulan Ramadhan ini. Alhamdulillah aku dinyatakan
lulus SBMPTN 2016, dan mendapatkan pilihan pertama yang aku pilih. Jurusan
Manajemen Universitas Diponegoro. Alhamdulillah akhirnya aku bisa lolos SBMPTN tahun
ini. 2 tahun yang lalu aku tidak berhasil menembus SBMPTN. Namun bukan berarti
aku menyerah saat itu. Aku berusaha mencari jalan lain agar aku bisa
melanjutkan pendidikan di Universitas Impian. Ya saat itu aku masih remaja
labil yang belum bisa menentukan apa itu passion dalam hidupku sendiri. Kalau
kebanyakan orang di luar sana mati-matian mengejar jurusan Impian mereka. Aku
malah berusaha mengejar Universitas Impian. Catat! Itu adalah kesalahan besar.
Untuk kamu semua yang sedang duduk di bangku SMA, luruskan dulu niatmu yang
ingin melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi. Jangan hanya mencari
Universitas dengan image bagus saja, bukan hal yang salah memang, namun hal
utama yang harus menjadi fokus perhatian kamu adalah “Jurusan Apa” yang akan kamu
ambil nantinya. Karena universitas yang terbaik sekalipun tidak akan bisa
membuatmu bertahan jika jurusan yang kamu tekuni bukan passion dan minat yang
ada dalam diri kamu. Jujur aku disini bukan ingin bersikap sok tau atau apa
namun itu adalah pengalaman pribadi yang sudah aku alami. Memang dulu itu
adalah hal yang sempat aku sesali namun setiap pengalaman yang pernah terjadi
dalam hidupmu pasti punya peran penting di masa depanmu. TRUST ME!
Sebenarnya
ada rasa malas saat aku ingin meneruskan tulisan ini. Banyak hal yang masih
mengganjal di hati. Namun apa yang terjadi dalam hidup, Allah sudah
memutuskannya. Kita harus bisa menerima dengan ikhlas semua ketentuan dari-Nya.
Aku
menulis ini karena aku ingin berbagi kebahagiaan. Kebahagiaan yang aku dapat
dengan melewati banyak rintangan dan hambatan. Masih awal memang untuk mengakui
kebahagiaan ini. Salah satu hal yang aku pelajari dari pengalaman hidup yang
sudah aku lalui adalah, “Jangan terlena dengan kebahagiaan yang kamu dapatkan
saat ini, bahagia secukupnya namun bersyukurlah sebanyak-banyaknya. Karena
semua kebahagiaan yang kamu dapatkan itu kamu dapatkan dengan sei-izin Allah.
Ini barulah awal dari usaha-usaha yang akan kamu perjuangkan dimasa depan. Akan
banyak masalah yang harus diselesaikan, tentunya dengan kepala dingin dan
pencarian solusi yang sebaik-baiknya. Semoga untuk siapapun diluar sana yang
sedang membaca tulisan ini dan sedang menghadapi problematika dalam hidup dapat
mendapatkan solusi terbaik yang insyaAllah, Allah ridhai.
Oke
lanjut bahas topik yang aku bahas di awal tulisan ini, memang awalnya saat aku
diterima di Universitas Impian aku perasaan bahagia dan senang hampir memenuhi
seluruh ruang hati. Namun ada sedikit kegundahan yang semakin sering aku
sangkal kegundahan itu lama-lama menjadi bertambah besar. Jurusan yang aku
dapatkan adalah pilihan ketiga. Dan sebenarnya bukanlah bidang yang aku sukai.
Namun saat itu pikiranku hanyalah, “Allah sudah mengabulkan doa ku untuk bisa
kuliah di Universitas Impian tersebut. Lalu pantaskah aku untuk menolak rizki
yang sudah Allah berikan?”. Disamping itu keinginan yang amat kuat itu juga
disebabkan aku yang ingin membuang jauh-jauh kenangan-kenangan tak mengenakkan
yang aku alami selama SMA. Aku ingin kuliah jauh dari jangkauan teman-temanku dan
bertemu dengan lebih banyak orang dari lingkungan yang berbeda. Jadi dengan
tekat itulah aku memutuskan untuk mengambil jurusan di pilihan ketiga saat aku
megikutian ujian mandiri untuk masuk ke Universitas Impian tersebut.
Mungkin
sekian untuk kali ini, aku akan melanjutkan cerita aku ini disaat aku merasa
sudah tepat untuk kembali melanjutkannya. Tetap semangat, dan jangan takut
untuk bermpimpi. Karena tak pernah ada yang salah dengan mimpimu, mau setinggi
apapun itu. Yang terpenting adalah selalu berusaha untuk mewujudkannya dan tak
lupa meminta kepada sang Pencipta. J
Jangan
lupa selalu bersyukur untuk semua hal yang sudah kamu dapatkan hari ini!
Keep
STRONG and NEVER GIVE UP!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar