Selamat malam semua. Tak terasa kita sudah sampai di bulan Desember kembali. Artinya hanya dengan menghitung hari, tahun akan resmi berganti. Bagaimana goals set yang sudah kamu tetapkan? Apakah sudah secapainya sepenuhnya? Semoga tiap-tiap rencana yang kita buat semuanya hanya untuk mencari ridho Allah swt saja. Aamiin Allahuma Aamiin.
Malam ini, salah satu tweet seorang ustad yang saya kagumi, Ustad Felix Siauw membuat saya #terpelatuk. Hehehe ala-ala kids jaman now. Postingan yang sudah lama tahun 2013, namun mampu membuat saya berpikir ulang kembali. kurang lebih isinya adalah sebagai berikut:
"Bila kita tidur 7 jam sehari dan menulis 2 jam sehari | maaf kita bukan penulis tapi kita tukang tidur."
penulis adalah salah satu cita-cita saya yang insyaAllah akan senantiasa saya usahakan dan wujudkan. Semoga di tahun 2018, Allah ridhoi saya untuk menjadi penulis, aamiin allahuma aamiin. Namun ketika saya membaca tweet beliau saya tersadar bahwa sampai saat ini perjuangan saya masih sangat minim sekali untuk sampai pada cita-cita menjadi seorang penulis. contohnya saja, blog ini. Sudah berapa lama saya vakum, dan hanya sesekali memposting tulisan. Padahal ada berlembar-lembar tulisan yang tersebar di buku catatan saya, namun belum pernah saya tulis kembali dalam bentuk .doc. Hanya ditulis tanpa berusaha untuk mempostingnya kembali.
Akhir-akhir ini aku terlalu terfokus pada dunia bookstagram. Hobiku membaca-membaca dan hanya membaca untuk bisa me-review buku-buku yang aku baca. Tidak salah memang, namun ketika satu hal membuatmu lupa akan rencana-rencanamu yang lain, itu bisa jadi pertanda sebuah bencana bukan? Maka tentulah kita harus senantiasa mengingat bahwa Allah saja tidak suka hamba-Nya berlebihan dalam segala sesuatu, sudah sepatutnya kita sebagai hamba yang selalu berusaha menggapai ridho-Nya berusaha untuk melakukan semua hal secara seimbang, dan tidak berlebihan.
Bukan berarti hobi yang aku lakukan salah, tapi bagaimana kita bisa menempatkan apa yang kita sukai sesuai dengan porsinya. Seketika aku teringat bahwa Rasulullah saw bersabda, " Allah suka pada hamba yang berkarya dan terampil. Siapa berpayah mencari nafkah maka dia serupa dengan mujahid fii sabilillah." (HR. Ahmad)
Maka sudah sepantasnya, kita berusaha untuk menjadi manusia dan hamba Allah yang senantiasa bekerja keras dalam menghasilkan sebuah karya, terlebih-lebih karya yang tidak hanya memberikan manfaat untuk diri kita sendiri, namun juga bagi orang lain. Ayo berusaha untuk memanfaatkan setiap waktu yang telah Allah berikan untuk menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Berkarya dan terus berkarya untuk menggapai ridho Illahi, insyaa Allah.
Semarang, 12 Desember 2017 pukul 22.03 // 24 Rabiul Awal 1439 H
Wassalamualaikum wa rahmatullahi wa barakatuh.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar