jalan yang aku lalui ternyata tidak semudah itu. meski mungkin bagi orang lain itu terlihat mudah.
ada banyak kata tak terucap dan suara tak terdengar di sudut-sudut relung hati.
aku memilih untuk tetap diam dan menyusuri gelapnya malam meski harus berjalan dan mencari sendiri.
akhirnya aku tersadar bahwa..
memang orang yang tidak langsung melihat realita tidak akan bisa menilai dengan lebih dalam. bukan hanya melihat tapi juga merasakannya. melaluinya. memperjuangkannya.
memang orang yang memilih terjun dan menyusuri gelapnya laut dalam tak akan punya pemikiran yang sama dengan mereka yang hanya melihatnya dari layar gadget mereka.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar