Rabu, 03 Mei 2023

Syawalan Bukan Cuma Nikah | part 2

 Assalamu'alaikum. Masuk ke part 2

Jadi lanjutan dari tulisan di postingan sebelumnya tentang sistem kehidupan yang sudah diatur oleh Allah.


Mungkin tulisan ini aku buat untuk memperjelas isi kepala aku yang kurang ter-alur di tulisan sebelumnya.

Saat ini aku ada diposisi bimbang sih terhadap whats next hidup aku ini mau aku bawa kemana. Karena planning nya ada tapi stepnya ga ada wkwk. Kesalahan murni ada pada saya si penulis dan perencana.

Apa ya bicara yang mendasar dulu deh tentang diriku yang people pleasure ini. Iya aku selalu berharap orang bisa merasa bahagia nyaman ketika di dekatku baik scr fisik ataupun online. Tipikal yang gasuka ngecewain orang lain tp jatooohnya malah nyakitin diri sendiri. #ASTAGHFIRULLAH

mungkin sebagai pembaca akan menganggap ga kok mudah ga kok bisa. Tapi kita emang ga bisa memaksakan orang lain memakain sepatu yang kita pakai. (Sekarang aku baru ngerti maksud pepatah itu :")

Kayak oke kita pengen semua orang jadi baik tapi apakah definisi baik kita akan sama dengan kacamata orang lain? Atau ketika kita pengen semua orang bahagia, apakah kemudian bahagia mereka harus sama seperti bahagia kita?

Nyatanya itu mustahil.

Ini kita bicara secara universal atau umum dulu ya.

Ya karena kita lahir dan hidup dalam kondisi yang beraneraka ragam bentuknya. Ntah itu circle keluarga, tetangga bahkan temen main sama temen sekolah aja udah ngebentuk kondisi dan mindset yang berbeda-beda loh. (Itu yang aku alamin sih)


Jadi untuk menyamakan kebahagiaan kita dengan orang lain itu jadi kesannya maksa kali.

Nah ditambah dengan kehidupan hari ini yang jauh banget dari Islamic world jadi makin ga kebayang dah tuh keindahan Islam seperti apa. Ditambah minimnya literasi dan semangat belajar Islam di kalangan kaum muslim sendiri. (Sorry but i just say reality-bitter truth)

Makin burnout otak kita mikirin persoalan yang besar-besar. Jadi kita lebih suka melihat mendengar hal2 ringan karena kehidupan pribadi saja sudah melelahkan. (Itu fakta sih)

Sebagai org yg cukup aktif jarinya di sosmed aku juga jadi punya ragam komentar dr netizen yg bahkan tdk ak kenal. Sorry for everyone whom being mad or sad coz of me. 

Tapi ya begitu, karena informasi itu bener2 udah ga terbendung. Trus literasi2 juga semakin byk (alhamdulillah) tp ya akhirnya akan selalu ada debat antara satu pendapat dengan pendapat lainnya. (Its totally normal) but honestly is hesitate -melelahkan

Ini sebenerny ngobrolin apa (?)

Kesimpulan dr obrolan ngalur ngidul kali ini adalah, jadilah muslim yang punya nilai toleransi lebih tinggi kepada sesama muslim. Jangan terbalik, toleransi dengan ras suku agama lain, tapi justru saling menebar kebencian ke sesama muslim. Kita semua sama2 berjuang kok. Dan perjuangan itu harusnya membuat sesama muslim semakin solid bukan justru terpecah belah. We still have many homeworks. Fighting :) 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

2024 will be Great! InsyaAllah

 assalamualaikum wa rahmatullahi wa barakatuh  hello bloggers! how are you today? Alhamdulillah i am fine, i pray you always healthy and God...