Minggu, 26 Agustus 2018

ADZAN - Hari ke-6 | Tantangan 30 Hari Menulis

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Tahu nggak sih berita apa yang lagi hitz akhir-akhir ini? 
*Banyakk tauu yang mana maksudmu al* Netijen menjawb

Ituloh masalah seseorang yang melaporkan suara adzan yang menganggu ituu. Tau kan ya? Semoga readers semua tahu berita ini, miris banget berita dan dampaknya!

Sedikit cerita, selama kurang lebih 17 tahun hidup di Bali, aku tinggal di lingkungan yang jauh dari masjid. Otomatis adzan adalah suara yang jarang sekali aku dengar ketika berada di rumah. Penanda waktu sholat untukku dan keluarga adalah jadwal sholat sepanjang masa yang bapakku gantung di dinding rumah. Alhasil ketika pulang kampung, suara adzan adalah salah satu hal yang aku rindukan sekaligus aku nanti-nantikan. Bagiku saat kecil, adzan adalah tanda bahwa lebaran akan segera tiba. MasyaAllah, alhamdulillah aku bersyukur pernah tinggal di lingkungan minoritas, sehingga aku bisa lebih menikmati dan mengerti arti penting adzan.

Adzan sendiri selain sebagai penanda waktu sholat juga merupakan seruan kepada kaum muslimin untuk meninggalkan segala aktivitasnya untuk bersegera menenuaikan kewajiban dan tujuan hidupnya, sholat, beribadah kepada Allah. Sudah sewajarnya jika adzan dikumandangkan secara keras-keras agar semakin banyak kaum muslim yang mengetahui waktu sholat telah tiba. Coba deh baca kisah Bilal bin Rabbah yang sampai naik ke atas Kabbah agar suaranya bisa terdengar sampai jauh. Atau baca kisah-kisah masjid yang dibangun dengan menara-menara tinggi untuk bisa menyebarkan suara adzan sampai jauh. 

Jadi, miris banget ngeliat banyaknya politikus elit negeri ini yang justru membela orang yang menggugat suara adzan, yang notabene nya mereka itu beragama muslim. Bahkan dari salah satu portal berita online menyebutkan menteri agama memberikan wacana pengaturan volume suara adzan. Astagfirullah, negeri ini mayoritas muslim namun serasa minoritas. Teringat peraturan yang sama yang pernah diterapkan di Bali ketika menjelang nyepi, ada peraturan yang menghimbau suara adzan hanya terdengar di dalam masjid dan tidak boleh terdengar sampai ke luar masjid. Itu di Bali yang mayoritas penduduknya bukan beragama Islam. TAPI KALAU SAMPAI NEGARA juga menerapkan aturan yang demikian, Apakah relevan data yang menyebutkan Indonesia sebagai negara mayoritas MUSLIM TERBESAR di dunia? 

Ya Allah aku berlindung dari penguasa dzalim negeri ini. Ya Rabb, aku merindukan kepemimpinan Islam yang menerapkan aturan Islam dalam menjalankan negeri ini. Yang menjadikan al-Qur'an dan As-Sunnah menjadi pedoman dalam menerapkan seluruh aturannya. 

Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Semarang, 26 Agustus 2018


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

2024 will be Great! InsyaAllah

 assalamualaikum wa rahmatullahi wa barakatuh  hello bloggers! how are you today? Alhamdulillah i am fine, i pray you always healthy and God...