Kamis, 23 Agustus 2018

Hukum Buatan Manusia - Hari Ketiga | Tantangan 30 Hari Menulis

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Selamat malam readers. Hari ini aku bakal sedikit berbagi pandangan mengenai hukum buatan manusia. Tulisan ini terinspirasi karena tadi pagi baru saja dapat kuliah mengenai etika bisnis. Tapi aku nggak bakal bahas masalah itu tapi cuma ingin membahas masalah tentang hukum buatan manusia.

Setelah kemarin sedikit bahas mengenai islam sebagai ideologi. Tentunya Allah telah menurunkan segala aturan-Nya untuk manusia, yang pastinya untuk kebaikan umat manusia. termasuk hukum syariat yang diatur dalam islam. Tidak akan pernah kita temukan kekurangan dalam hukum yang bersumber dari al_Qur'an serta hadits. Banyak banget hukum-hukum dalam islam yang kalau kita lihat sekilas itu kejam dan mengerikan, padahal kalau kita mau mempelajari ada banyak sekali kebaikan yang Allah turunkan ketika hukuman yang Dia turunkan kita terapkan. Salah satu yang paling sering diperbincangkan adalah hukum qishas atau potong tangan. Well, sebelum ngaji aku  berpikir hukuman qishas itu adalah hukuman yang menyeramkan. Salahnya aku juga nggak mencari tahu lebih lanjut ditambah lingkungan saat itu yang tidak mendukung. Kemudian setelah mengaji, ustadzah menjelaskan apa tujuan qishas dan manfaatnya bagi umat. Dari beliau aku tahu, hukuman qishas bisa dilakukan dengan persyaratan-persyaratan tertentu. Misal pencuri, ketika ia mencuri melebihi batas yang ditentukan, maka ia akan mendapatkan hukuman qishas. So, kalau ia mencuri sesuatu yang kecil atau dibawah dari batas yang ditentukan hukumannya bukan qishas, bisa penjara atau hukuman lainnya, intinya hukuman itu akan sepadan dengan perbuatannya. Hukum qishas ini selain untuk membuat jera pelakunya, juga untuk mencegah kejadian mencuri ini terulang kembali. Rasa malu akan muncul ketika pelaku berada di masyarakat, sekaligus masyarakat yang melihat akan berpikir ribuan kali lipat untuk melakukan tindakan yang sama dengan yang dilakukan pelaku. Hukum qishas juga mengurangi dosa pelaku. Kita sebagai umat muslim tentu tahu bahwa setiap hal yang kita lakukan memiliki konsekuensi yang akan kita pertanggung jawabkan kelak di akhirat. Hukuman qishas ini menghapuskan dosa yang dilakukan karena kegiatan mencuri yang dilakukan oleh pelaku tersebut. Subhanallah, Allah begitu baik kepada kita, namun kita sering kali tidak sadar akan begitu banyak nikmat yang telah Allah berikan pada kita. 

nah selanjutnya, apa sih kaitannya dengan hukum buatan manusia? Manusia itu sudah pasti tempatnya melakukan kesalahan itu adalah hal yang lumrah, pun wajar saja ketika manusia yang membuat hukum akan terjadi ketidaksesuaian dalam penerapannya. contohnya banyaaaaaak banget yaaa. Kita lihat saja di negara kita ini, ketika hukum itu runcing ke bawah alias tajam ke rakyat, tapi tumpul ke atas, hukum nggak berlaku bagi petinggi-petinggi negara. Koruptor hukumannya cuma 3 tahun, nyuri ayam hukumannya lebih berat atau sekedar nyuri sendal hukumannya bertahun-tahun. See? Nggak ada keadilan sedikit pun. ditambah lagi kasus yang baru-baru ini sempat ramai di media mengenai jual beli kamar lapas. Para koruptor mendapatkan fasilitas mewah dengan membayar sejumlah uang, pantas saja yaa kalau lihat koruptor di televisi mereka masih bisa tersenyum bahkan melambaikan tangan bak artis yang sedang disorot, padahal kan mereka disorot karena mencuri!!!?? Dimana letak rasa bersalah dan malu mereka? 

Aku jadi teringat pembahasan di kuliah etika bisnis tadi, dimana hukum yang diciptakan seringkali mengalami ketidaksesuai dengan kasus, tidak adanya hukum yang jelas mengatur, dan ketidaksempurnaan yang lainnya. Jika kita terus menggunakan hukum seperti ini sampai kapanpun tidak akan tercipta ketenangan dan kedamaian di masyarakat.

Yaps, sekian dulu tulisan hari ini. Kritik dan saran sangat aku nantikan, yuk diskusi, biar permasalahan yang ada bisa diselesaikan dengan konkrit dan menghasilkan penyelesaian.

Selamat malam, 
Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Semarang, 23 Agustus 2018/12 Dzulhijjah 1439

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

2024 will be Great! InsyaAllah

 assalamualaikum wa rahmatullahi wa barakatuh  hello bloggers! how are you today? Alhamdulillah i am fine, i pray you always healthy and God...